Tampilkan postingan dengan label Cerita Sex Digauli Mertua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Sex Digauli Mertua. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Februari 2015

Cerita Sex Nikmatnya Tubuh Janda

 vidio sex
Namaku Ryan (bukan nama yang sebenarnya), pangilan akrabku kuanggap bagus dan selalu membawa kehokian yang baik dan ditunjang dengan postur tubuhku yang sangat atletis, tinggi 167 cm dengan berat badan 58 kg sangatlah membantuku dalam segala kegiatan. Keramahan serta rendah hati adalah senjataku karena aku berprinsip banyak teman banyak rejeki dan tidak kelewatan pula pasti banyak wanita yang tergoda. Dengan formasi yang begitu, tentu anda tahu seleraku. Aku sangat menyukai wanita yang berumur sekitar 30 hingga 37 tahun dimana mereka umumnya sangatlah cantik, dewasa dan terlihat sangat anggun. Entah mengapa Tuhan memberi anugerah kecantikan wanita yang sempurna bila mereka berumur sekitar yang kusebutkan di atas.
Aku bekerja di perusahaan P**** (edited)

Diawali dengan perkenalanku dengan seorang pramuniaga yang sangat cantik, umurnya sekitar 33 tahun dan mempunyai anak satu. Henny namanya, sangat mudah diingat dan sangat enak terdengar di telinga. Perkenalanku berawal ketika aku sedang berlibur ke Kalimanatan (Banjarmasin). Perkenalan itu sangat indah dan romantis, disaat matahari tenggelam tertelan air laut di atas dek ferry kulihat seorang wanita bersandar di tiang besi dengan rambut yang tergerai melambai-lambai tertiup sepoi-sepoi angin laut, sungguh cantik dan sexy lekuk tubuh dan dadanya membusung ke depan, sweter unggu serta span warna hitam tak dapat menyembunyikan keindahan tubuhnya.  SKORBET99.COM minimal depo WD 10ribu rupiah..

Dengan langkah yang pasti kuhampiri dengan sedikit sapaan dan percakapan yang sopan mulailah ia terbawa oleh obrolanku yang sedikit humor dan kadang menimbulkan gelak tawa yang memunculkan lesung pipinya, ya ampun cantik betul mahluk ini. Setelah puas dengan ngobrol ini itu dan matahari pun malu menampakkan wajahnya ternyata sudah pukul 19:00 WIB, tak terasa sudah perkenalan yang begitu lama di atas dek dan kami memutuskan untuk kembali ke bangku masing-masing. Kami berjanji akan bertemu kembali jam 21:30 di tiang besi saksi perkenalan kami.
Setelah mandi dan merapikan diri, tak sadar handphone-ku berdering, alarm yang sengaja kupasang telah memanggilku untuk segera naik ke dek karena sudah waktunya kujemput bidadariku di atas dek. Hai Ryan.. sapa merdu Henny menyapaku dengan menepuk punggungku saat aku memandang lautan.Hai, Hen.. sedikit taktik, kubelai rambutnya.Maaf Hen.. kataku mesra.Ada apa Ryan.. balasnya manja.Nih benang bikin rusak pemandangan, jawabku, padahal benang itu sejak tadi ada di tanganku.Oh kamu ini bisa aja Ryan.. bisiknya manja.

Henny sudah bercerai 3 tahun yang lalu dikarenakan suaminya suka berjudi dan mabuk-mabukan yang membuatnya banyak dililit hutang dan kehidupan rumah tangganya selalu tak terhindar akan keributan.
Kenapa kamu tak cari suami lagi, Hen.. tanyaku untuk memecahkan keheningan.Ah.. nantilah, jawabnya, Aku masih suka sendiri dan masih kunikmati peran gandaku sebagai ibu dan ayahnya Ranny (anaknya, red) toh masih cukup gajiku untuk membiayainya.Hebat kamu Hen, bagitu tegar dalam keadaan begitu. Kurang apa coba.. kamu mandiri, cantik, sexy dan masih muda lagi, akupun mau mendaftar kalo masih ada lowongan.. ahahaha.. aku sengaja tertawa untuk meriuhkan suasana karena kulihat dia diam dengan wajah agak memerah.Hahahhaha.. ternyata dia tertawa, Ach kamu ini pantesnya jadi adikku, jawabnya melecehkan.Hahahaha.. aku malah, terbahak-bahak karenanya, Lho meskipun adik tapi bisa buat adik si Ranny lho.Mana mungkin, jawabnya.Lha kok nggak percaya.. jangan ketagihan ya nanti, jawabku.Yee.. siapa yang mau, godanya manja.Aku yang mau, jawabku.Kamipun tertawa riang.Dasar buaya, jawabnya.
Tanpa sadar kapal bergoyang dan angin semakin kencang dan Henny sudah ada di pelukanku, karena terombang-ambing kapal kudekap tubuh sintalnya dan tak luput kupengang buah dadanya yang besar, ternyata diapun diam saja. Kutahan goyangan kapal dan tak kulewatkan kesempatan itu dengan sedikit fantasiku goyangkan pantatku dan.., Ach.. nakalnya kamu.. ternyata diapun menyadari makin nekadnya aku mengambil kesempatan dalam kesempitan sambil mencubit pinggangku, Menggoda ya.. bisiknya.Ach masa, tapi suka kan, jawabku.Hahahaa.. gelak tawapun tak terhindarkan lagi.Hen turun yuk, bahaya nich.. kayaknya angin semakin kencang dan goyangan kapal semakin garang kalo aku yang goyang kamu sich nggak masalah, lha ini kapal yang goyang.. hehehe.. ajakku mesra.Dasaar.. dasaar, bener-bener buaya kamu Ryan, balasnya manja.Pppsst.. bukan buaya tapi biawak.. hahahha.. balasku.
Kamipun menuju anak tangga, satu persatu anak tangga kami lalui dengan tangan yang melingkari perutnya dan diapun melingkarkan tangannya di pinggangku. Dengan berani kucium telinganya, dia diam saja hanya reaksi tangannya saja yang menggenggam perutku dan kamipun sudah sampai di depan pintu yang bertuliskan staff only lalu kutarik pinggangnya untuk masuk, diapun tidak menolak. Dengan luas ruangan 2 X 4 m2 sangatlah luas bagi kami berdua. Dalam keremangan lampu kulumat bibir tipisnya, nafas kamipun semakin menderu. Ternyata dia pengalaman sekali dalam french kiss.
Kami berciuman 5 menit lamanya dan dia mulai membuka sweternya sedang aku membuka jaket kulitku dan kami jadikan alas hingga tiada benang sehelaipun yang melekat di tubuh kami berdua. Sungguh indah tubuhnya, dengan ukuran payudara 36B dan belum turun kuanggap sangatlah sempurna. Dalam keadaan berdiri, kulumat bibirnya dan mulailah turun ke tengguk hingga payudaranya dengan puting yang merah muda, Seperti masih ABG saja, pikirku. Kulumat yang kanan dan kupiin-pilin yang kiri membuat suaranya, Hmm.. ach.. hmm.. sppt.. Ryan teruskan Ryan.. aacch, enak Ryan.. Kepalaku pun ditekannya ke dadanya, tak kupedulikan dia, kuhisap, kugigit-gigit kecil putingnya hingga ia makin menjambak rambutku. Dengan jenggot yang baru kucukur 2 hari yang lalu kugesek-gesekan daguku di gunung kembarnya. Oooh Ryan.. please masukin dong.. sstt.. Tak kupedulikan ocehannya hingga kulumat perutnya, pusarnya dan akhirnya sampailah di gundukan surga dunia, sungguh indah.
Mataku terbelalak ternyata tidak ada sehelai rambutpun di sekelilingnya, harum …
.dan wangi yang khas. Wajahnya yang cantik tersenyum manis padaku, kuturunkan wajahku sambil terus menjulurkan lidah di permukaan perutnya terus turun dan sampai di daerah yang paling kusukai, wangi sekali baunya. Tak perlu ragu. Ohh.. apa yang akan kau lakukan.. akh.. desahnya sambil memejamkan mata menahan kenikmatan yang dirasakannya.
Beberapa saat kemudian tangannya malah mendorong kepalaku semakin bawah dan, Nyam-nyam.. Nikmat sekali kemaluan Henny. Oh, bukit kecil yang berwarna merah merangsang birahiku. Kusibakkan kedua bibir kemaluannya dan, Creep.. ujung hidungku kupaksakan masuk ke dalam celah kemaluan yang sudah sejak tadi becek. Aaahh.. kamu nakaal, jeritnya cukup keras. Terus terang kemaluannya adalah terindah yang pernah kucicipi, bibir kemaluannya yang merah merekah dengan bentuknya yang gemuk dan lebar itu membuatku semakin bernafsu saja. Secara bergantian, kutarik kecil kedua belah bibir kemaluan itu dengan mulutku. Ooohh lidahmu.. ooh nikmatnya Ryan.. lirih Henny. Ryan, udah dong Ryan masukin aja.. Ryan oohh.. aku udah nggak tahan nich, please setubuhi aku.. pinta Henny lirih. Tanpa banyak mulut kumasukkan batang kemaluanku yang panjang dan tegak itu, dia tersentak, Ach pelan dong Say.. sstt.. Kugenjot dengan penuh perasaan, sementara tanganku tidak tinggal diam, kupilin-pilin puting susunya yang mungil.
Hanya sepuluh menit setelah itu goyangan tubuh Henny terasa menegang, aku mengerti kalau itu adalah gejala orgasme yang akan segera diraihnya. Ryann.. aahh.. aku nggaak.. nggak kuaat aahh.. aahh.. oohh.. desahnya tertahan. Tahan Hen.. tunggu saya dulu ngg.. ooh enaknya.. tahan dulu.. jangan keluarin dulu.. Tapi sia-sia saja, tubuh Henny menegang kaku, tangannya mencengkram erat di pundakku, dadanya menjauh dari wajahku hingga kedua telapak tanganku semakin leluasa memberikan remasan pada buah dadanya. Aku sadar sulitnya menahan orgasme itu, mungkin karena lamanya ku-oral kemaluannya yang enak itu.
Ooo.. ngg.. aahh.. Ryan sayang.. Ryan.. ooh enaak.. aku kelauaar.. oohh.. oohh.. teriaknya panjang mengakhiri babak permainan itu. Aku merasakan jepitan kemaluannya di sekeliling burungku mengeras dan terasa mencengkram erat sekali, sementara itu batang kemaluanku masih tegak berdiri sedangkan dia sudah 4 atau 5 kali orgasme.Ryan, ayo dong Say aku udah nggak tahan nich.. Ryan keluarin dong.. aku hisap aja ya, biar cepat keluar.. Tanpa kusuruh dia sudah melumat dan menyedot kemaluanku.Astaga.. kurasakan tekanan dari dalam batangku sepertinya akan keluar. Hen.. Hen.. stop Hen.. aku mau keluar nich.. desahku tertahan.Ya udah Ryan, masukin aja ke memekku.. aku juga ingin merasakan pejumu membajiri memekku.. aku kangen, udah lama nggak ada yang membanjiri memekku dengan peju.. balas Henny dengan nada manja dan sedikit genit.Aach.. Hen, aku mau keluar nich Hen.. ach.. achh.. aku lemas lunglai tak berdaya di atas tubuh Henny yang sexy ituMakasih ya Ryan. Kamipun tertidur dan aku terkejut ketika terbangun sudah pukul 04:00, untung saja tidak ada yang memergoki perbuatan kami. Setelah merapikan diri, kamipun kembali di kursi masing-masing dan kami berjanji akan bertemu kembali di kota, kebetulan kami satu kota. Sampai saat ini kamipun masih sering berhubungan dengan komitmen kebebasan yang menghargai serta menjunjung seks yang sehat.

Selasa, 03 Februari 2015

Cerita Sex Dengan Ibu Tiri

 vimax izon asli
Sejak umur 2 tahun aku sudah ditinggal ibu kandungku. Ibu kandungku meninggal karena suatu penyakit. Satu setengah tahun kemudian papa menikah lagi dengan seorang gadis berusia 26 tahun berkulit putih, kala itu usia papa 35 tahun. Mulanya aku memanggil ibutiriku dengan panggilan tante, tapi dia sendiri yang ngga mau dipanggil tante, maunya dipanggil mama. Dan diapun merawatku seperti anaknya sendiri apalagi perkawinannya dengan papaku lama baru dikaruniai
anak yakni setelah lebih dari sebelas tahun baru mereka dikaruniai seorang anak perempuan. Jadi selama itu mama tiriku benar2 menganggapku sebagai anak kandungnya, merawatku dengan penuh kasih sayang dan seingatku mama tiriku ngga pernah memarahiku.

Setelah adik tiriku lahirpun kasih sayang mama tiriku masih sama.
Kehidupan keluarga kami boleh dibilang cukup secara ekonomi dengan gaji papa yang sebagai seorang manajer disebuah perusahaan swasta. Apalagi setelah mama membuka toko sembako di depan rumah kami 4 tahun yang lalu dan ternyata usahanya juga boleh dibilang berhasil.
Sayang kebersamaan kami dengan papa berakhir 2 tahun lalu. Papa meninggal akibat kecelakaan. Mobilnya ditabrak truk yang sopirnya ngantuk.
Kini dia single parent, tapi secara ekonomi kami tetap baik. Usaha mamapun semakin bagus, kadang kalau aku di rumah aku membantu dia di toko. Kasih sayang mamapun ngga berubah terhadap aku. Dia ngga punya rencana menikah lagi.
Kini usiaku sudah 20 tahun dan aku sudah duduk di bangku perguruan tinggi, sedang adiku baru duduk di kelas 4 SD. Usia mama tiriku kini sekitar 43 tahun. Mamatiriku bukanlah tipe oranng yang suka ke salon. Tapi memang dia dikaruniai tubuh yang bagus. Walaupun setelah melahirkan adiku tubuhnya sedikit melar jadinya kayak presenter OKI LUKman, tinggi tubuhnya sekitar 167cm, tapi karena kulitnya yang bagus jadi masih kelihatan sexy.


Seperti biasa setelah makan malam dan buka2 buku kuliah, belajar gitu loh.. Aku nonton acara TV, biasanya setelah menemani adiku tidur dia akan menemaniku nonton TV walaupun kurang dari satu jam. Benar saja dia keluar dari kamar adiku mengenakan daster batik kupu2 yang longgar dan menuju ke sofa panjang yang aku duduki, tapi kali ini dia membawa minyak gosok dan menyodorkannya ke aku, ' Ari pijitin kepala mama sambil nonton ya ? ' dan mamapun langsung merebahkan kepalanya dipahaku yang hanya memakai celana pendek dan akupun melakukan yang suruh, memijit kepala mama sambil nonton. Hanya sekitar 15 menit kau memijit kepalanya, tahu2 terdengar dengkuran halus mama, ternyata dia sudah tertidur dipahaku. Sejenak aku memandang mama dan secara refleks tanganku mengusap kepala mama tiriku ' Kasihan dia kecapean .. ' ucapku dalam hati.. Dan akupun tidak berani mengusik tidur mama dan aku biarkan dia tidur di pahaku sambil aku terus nonton acara TV.
Sesaat kemudian ketika aku masih asik nonton TV, mama bergerak membalikan tubuhnya kearahku dan tanpa disengaja wajah mama tiriku nempel di burungku yang hanya dilapisi celana pendek tanpa celana dalam, karena memang kebiasaanku kalo mau tidur ngga pernah pake celana dalam ditambah lagi posisi tangan mama yang ditaruh dikepalanya sehingga memperlihatkan keteknya yang putih mulus dan ternyata mama ngga pake bra sehingga tonjolan pangkal teteknya yang putih menciptakan pemandangan yang menggairahkan. Awalnya aku acuhkan, tapi karena di TV menampilkan bintang yang memang terkenal kesexiannya membuat mataku kembali melirik ketiak mamatiriku kali ini agak lama aku menikmatinya sehingga tanpa terasa burungkupun bergerak naik dan entah setan dari mana menyuruh tanganku bergerak kearah tetek mamaku dan menyentuh tetek mamaku yang sudah ngga kencang lagi tapi montok, justru aku merasakan kelembutan yang luar biasa. Aku mengusap tetek mama tiriku beberapa kali dengan lembut dan membuatnya bereaksi. Dengan tarikan nafas panjang mama membalikan tubuhnya membelakangi aku. Aku sangat kaget dan menarik tanganku cepat2, takut ketahuan mama..
Ternyata tidak dan dia kembali tidur dipahaku, kelembutan tetek mama membuat pikiranku kacau membuat aku ingin menyentuh lagi tapi aku takut mama marah sedangkan kemaluanku berontak terus. Dan aku mendapat akal, tanganku pertama2 pura2 memeluk pinggang mama. Ketika mama tidak beraksi, pelan2 tanganku aku naikan dekat tetek mama tiriku dan aku sentuhkan bagian bawah pangkal tetek mama tiriku kembali aku merasakan kelembutan tetek mama tiriku yang luar biasa. Ketika mama tiriku tidak bereaksi jari2ku mulai megusap tetek mamaku dan sesekali aku kenakan keputingnya. Tiba2 mama menarik nafas panjang membuat jari2ku berhenti beroperasi, kali aku lebih berani atau lebih tepatnya nekat, aku ngga menarik tanganku dari tetek mamatiriku menunggu reaksi selanjutnya, ternyata kembali mama tidur.
Birahiku semakin naik membuat aku semakin berani meremas tetek mama tiriku dan perbuatanku ini membuat mama tiriku terbangun, tangannya langsung menangkap tanganku ' Ari ngapain kamu ? ' tanya mama tiriku, tidak membentak sih, tapi membuat aku pucat ' Mm..mmaaf ma, Ari khilaf.. ' hanya itu yang bisa keluar dari mulutku saking takutnya. ' Makanya ngga usah mikir yang macam2 dah tidur sana... mama juga mau tidur ' katanya sambil pergi dan menuju kamarnya dan aku masih terpaku ketakutan dan juga malu. Aku sadar setelah mendengar suara pintu mama yang ditutup 'Glek !'
Aku segera mematikan TV dan mengejar mama tiriku ' Ma..ma ' panggilku dari luar pintu kamar. Klek.. dan mamaku muncul dari balik pintu ' Ada apa lagi Ari ? ' tanya mama tiriku dengan nada lembut seperti biasanya seperti tidak pernah terjadi apa2. ' Sekali lagi Ari minta maaf ya ma ' kataku sambil memegang dan mencium tangannya ' Iya..ya..sudah sana tidur ' jawab mama tiriku. ' Boleh aku tidur sama mama ga? ' tanyaku, dulu ketika ada papa aku suka tidur bareng mereka walaupun aku sudah ada kamar sendiri dan udah besar, terakhir aku tidur bareng mereka 2 minggu sebelum papa meninggal dan biasanya papa yang mengalah tidur di kasur kecil dibawah.
' OK, tapi karena kamu habis melakukan kesalahan, kamu harus tidur di bawah ' dan akupun tidur dibawah seperti kebiasaan papa kalau kami tidur bertiga dan akupun ngga bisa langsung tertidur masih teringat peristiwa tadi tapi aku berpura2 tidur.
' Ari..ari bangun. Kamu tidur diatas aja nanti kamu masuk angin ' mama tiriku membangunkanku dan aku melihat jam setengah 12, berarti baru sekitar 1/2 jam aku pura2 tidur. Akupun langsung naik tempa tidur mama tiriku ' Makasih ma...' sambil senyum aku cium pipinya. ' Supaya cepat tidur kamu balik sana membelakangi mama ' dan akupun melakukannya. Disini lebih sulit lagi tidur tapi aku ngga mau membuat mama marah jadi aku pura2 tidur aja. Hampir setengah jam aku tidak bergerak membelakangi mama, tiba2 aku merasakan gerakan springbed karena mama merubah posisi tidurnya dan akupun pura2 menarik nafas panjang seperti orang tidur dan membalikan badanku ke arah mama dan aku kaget ketika ternyata mama tiriku belum tidur dan sedang memandang keatas ' Lho, mama kok belum tidur ? ' tanyaku ' Ia Ri, mama masih ingat kenakalan kamu tadi... ' jawabnya pelan ' Jadi mama masih marah sama Ari ya ? ' aku bertanya sambil dadaku deg2an karena takut. '' Ngga Ri, mama jadi teringat papamu.. Papamu suka melakukan seperti itu. Saat mama tidur membelakangi dia, dia akan memeluk mama dari belakang dan tangannya langsung mengusap2 tetek mama seperti yang kamu lakukan tadi.... ' Mama terdiam dan memandangku sejenak tiba2 dia berbalik lagi dan membelakangiku.


Sejenak aku bingung dengan kata2 mama tiriku, tiba2 seperti ada yang membisikan ' Lakukan, seperti papamu ' dan seperti kerbau yang dicocok hidungnya akupun menurti bisikan itu,aku peluk mama tiriku dari belakang dan tangan kananku langsung mengusap2 teteku. Kali ini tangan mama tiriku justru memegangi tangan kananku dan menekan tanganku untuk lebih keras teteknya, nafasnya mulai memburu. Melihat hal ini aku mengerti birahi mama tiriku mulai naik dan tanganku semakin berani meremas tetek dan juga putingnya. Dan bukan hanya birahi mama tiriku saja yang naik akupun sudah mulai lupa diri kalau wanita yang sedang aku gumuli ini adalah wanita yang merawatku dari kecil.
Aku membalikan tubuhnya hingga terlentang dan langsung menindihnya dan menciumi bibirnya sambil tangan kananku terus meremas teteknya, perlahan ciumanku turun ke leher dan ke teteknya yang montok lembut itu tapi itu masih terutup dasternya, ciumanku terus merayap kebawah hingga dimemeknya yang masih tertutup cd dan dasternya, ' ...aahh...hhh... ' hanya itu yang keluar dari mulutnya. Bagian bawah daster mama tiriku sudah mulai berantakan sehingga tertarik keatas dan memperlihatkan kedua pahanya yang masih padat putih mulus. Aku sudah ngga tahan lagi ingin melihat kemulusan seluruh tubuh mama tiriku. Dan akupun membuka dasternya. kini mama tirku telanjang hanya cdnya yang masih menutupi memeknya, tapi aku benar2 terpesona dengan kemulusan mama tiriku akhirnya aku tarik cd mama tiriku dan tersembulah bulu jembut mama tiriku yang begitu lebat hingga ke lubang pantatnya.


Sesaat aku memandanginya dan akupun mulai membuka seluruh bajuku hingga sama2 telanjang bulat. Kembali aku menindih mama tiriku dan sesaat kami berciuman dan auku mulai proaktif dengan mulai merayap turun menciumi leher, ketiak dan kali ini aku membalikan tubuhnya hingga tengkurap memperlihatkan sepasang pantatnya yang padat dan aku menindihnya dari belakang dan menciumi lehernya dari belakang sambil menggeskan kemaluanku yang sudah keras ke belahan pantatnya membuat birahi mama tiriku semakin naik ' ahh .. Ri, ayo masukin dari belakang.. mama udah ngga tahan...hhh...' tapi aku masih belum mau, aku masih mau menikmati tubuh mama tiriku, dan ciumanku mulai merayap turun ke pantatnya terus ke paha bagian dalamnya membuat mama tiriku menggelinjang kegelian. Ia menungginggkan pantatnya dan membuatku semakin bergairah untuk menjilati lubang anusnya ...ssshh...sss.. bagai orang kepedesan mama tiriku terus menikmati jilatan di anusnya.. Lidahku terus menari2 di anusnya dan mulai merayap ke memeknya, ternyata memek mama tiriku sudah sangat licin oleh lendir birahinya sehingga mengeluarkan aroma yang khas dan rasa asin yang semakin membuatku bergairah memainkan lidahku dimemeknya. kini posisiku menjilati memeknya sambil terlentang dan mamatiriku menduduki kepalaku sambil terus menggoyang dan menekan2 memeknya ke mulutku membuatku kadang susah bernafas. Tiba2 mama tiriku membalikan badannya dan melakukan posisi 69 dengan penuh nafsu ia meraih burungku mulai memainkannya dimulutnya membuatku lebih bernafsu mejilati memeknya. Ketika aku asik menghisap itilnya tiba2 mama tiriku meremas agak keras burungku dan mengerang ...hhh...hhh...hhh.. sambil tubuhnya mengejang dan tiba2 dia melepaskan burungku dan ganti meremas perutku sambil menekankan memeknya keras2 kemulutku dan ..ahh... aku meraskan cairan kental hangat membasahi mulutku dan akupun tak menyia2kannya dengan terus menjilati lendir mama tiriku hingga tubuhnya terus bergetar diatas mulutku. Sesaat dia merayap turun dari kepalaku dan mencium bibirku ' Jilatan mu hebat Ri.. mama mau ngarasain burungmu ' Mama tiriku langsung telentang dan aku yang memang sudah bernafsu ngga perlu nunggu lama lagi, langsung mengarahkan burungku kememeknya yang tertutup jembutnya yang lebat sudah sangat licin iitu, tapi aku ngga mau buru2 pelan2 aku memasukan burungku pelan2 sampai masuk semua ...aahh... kami hampir bersamaan melenguh kenikmatan dan ketika sudah masuk semua aku menahannya dan menekankan pantatku kuat2 sampai aku merasakan ada dinding lembut yang menahan burungku didalam memek mama tiriku setelah itu aku mulai memutar pantatku, hanya beberapa kali aku memutarkan pantatku tiba2 mama tiriku mengangkat pantatnya tinggi2 dan tubuhnya kembali bergetar hebat, kedua tangannya meraih kepalaku dan mencium bibirku kuat2 sambil kedua matanya melotot dan mama tiriku kembali orgasme sesaat kemudian tubuhnya lunglai tanpa tenaga dibarengi dengan keringatnya yang membasahi tubuh dan kasur. Nafsuku sudah ngga tertahan lagi melihat pemandangan seperti ini, perlahan aku memaju mundurkan burungku dimemeknya untuk menyelesaikannya, tiba2 'ah..Ari tunggu dulu mama masih ngilu..' setengah menjerit mama tiriku menahan burungku bergerak sambil mengeluarkannya dari memeknya membuat nafsuku agak tertahan, aku tersenyum dan mencium mesra bibirnya, akupun menahan diri, ' hh..hh.. ternyata... bukan cuma jilatanmu aja yang bikin mama KO...' Tiba2 mama mendorongku ke samping dan akupun terlentang disamping mama tiriku ' sekarang giliran mama..' kata mama tiriku sambil bangkit dan meraih burungku yang tegak berdiri dan mama tirikupun mulai dengan aksi menjilati burungku dan membuat nafsuku naik lebih tinggi, untung mama tiriku ngga lama dengan permainan mulutnya dan dia mulai naik diatas perutku dan tangan mulai mengarahkan burungku ke memeknya..bless...ahh... mama tiriku mulai dengan goyangannya dan membuat burngku semakin keras berdenyut... ' ma..aku udah ngga tahan ma..' aku seperti memohon pada mama tiriku ' tahan sebentar sayang...ahh mama juga udah mau keluar..ahh..' dia pun semakin keras mengoyangkan pantatnya diatasku membuat burungku seperti diremas2 dan disedot2 oleh memek mama tiriku dan ' maaa...ahhh.... ' aku sudah ngga tahan lagi menahan nafsuku setelah berdenyut2 keras beberapa kali burungku memuntahkan maniku kedalam memek mama tiriku membuat memek mama tiriku semakin licin dan enak, tanganku meremas pantat montok mama tiriku menahan ngilu diburungku, diapun merasakan luar biasa licinnya memeknya dan goyangannya semakin keras dan semakin keras dan, aahhhh....hhhh... tubuh mama tiriku kembali bergetar hebat bahkan lebih hebat dari yang pertama dan kedua karena posisinya diatas sekarang dan aku merasa begitu banyak cairan kental dan hangat mengalir dikedua sela2 pahaku. Akhirnya tubuh mama tiriku ambruk memelukku, nafas kamipun saling berlomba bagaikan abis lari marathon. Tanpa terasa kami tertidur sambil berpelukan, mama tiriku masih menindihku dan tertidur......

Senin, 02 Februari 2015

Manfaat Hubungan Sex Pagi-Pagi


 vimax izon asli
Alarm pagi sering kali menjengkelkan bagi semua orang, tetapi mungkin tidak lagi setelah menganggapnya sebagai "panggilan cinta".

Dibandingkan malam hari, memang hanya sedikit orang yang menyukai hubungan seks pada pagi hari. Waktu yang sempit, harus menyiapkan diri untuk bekerja, sampai kurang pede karena belum mandi menjadi alasan mengapa seks pada pagi hari kurang diminati.

Menurut Kinsey Institute for Research in Sex, Gender, and Reproduction, orang berusia 18 hingga 29 tahun rata-rata melakukan hubungan seks sebanyak 112 kali per tahun, sedangkan mereka yang berusia 30-39 tahun rata-rata 86 kali per tahun, dan usia 40-49 tahun sekitar 69 kali per tahun.

Sementara itu, menurut studi dalam Journals of Circadian Rhythms, 58 persen pasangan bercinta mulai dari pukul 23.00 hingga 01.00 dini hari di akhir pekan, dan hanya sedikit yang melakukannya pada pukul 06.00 pagi di hari Senin.

Padahal Glen Rowan, seksolog dari Sowetan di Afrika Selatan, mengatakan, pagi hari merupakan waktu terbaik untuk berhubungan seks. Pasalnya, ereksi umumnya lebih mudah dilakukan pada pagi hari sehingga rangsangan kecil saja sudah mampu membuat ereksi.

Selain itu, ada sejumlah manfaat lain yang dapat dipetik dari bercinta pada pagi hari. Berikut ini 5 di antaranya:

1. Meningkatkan imunitas
Produksi antibodi yang melindungi dari infeksi (imunoglobulin A/IgA) meningkat selama bercinta pada pagi hari. Saat beraktivitas seksual, antibodi IgA ditemukan di kelenjar mukosa kelamin wanita yang membuat batasan untuk mencegah transmisi infeksi penyakit.

2. Memperbaiki mood
Bercinta pada pagi hari dapat memperbaiki mood karena kadar serotonin yang disekresi selama aktivitas seksual. Seks merupakan cara alami untuk memperbaiki mood karena saat orgasme, produksi serotonin meningkat di otak.

3. Memperbaiki kualitas sperma pria dan fertilitas wanita
Rutin bercinta pada pagi hari dapat memperbaiki kualitas sperma pria dan fertilitas wanita. Studi yang dilakukan di Sydney IVF Clinic di Wollongong, Australia, menemukan, pria yang lebih sering melakukan ejakulasi memiliki lebih sedikit DNA sperma yang rusak. Semakin sedikit DNA sperma yang rusak, maka semakin besar kemungkinan fertilitas wanita meningkat.

4. Memperbaiki warna dan tekstur kulit dan rambut
Orgasme yang dicapai saat seks pada pagi hari memicu sekresi senyawa kimia yang dapat meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh sehingga memperbaiki warna dan tekstur kulit, bahkan rambut. Sirkulasi darah yang meningkat selama bercinta juga membantu memperbanyak asupan oksigen dalam tubuh sehingga memperbaiki kilau wajah.

5. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular
Sebuah studi menemukan, orang yang melakukan hubungan seks pada pagi hari selama beberapa kali dalam seminggu memiliki risiko serangan jantung yang berkurang hingga separuhnya.</div>

Minggu, 01 Februari 2015

Cerita Sex Ok | Tante Neneng Janda Kesepian

 vidio sex

Cerita Sex Ok | Tante Neneng Janda Kesepian
Ini adalah cerita sex-ku yang asyik. Namaku Joko (samaran), tinggiku 171 cm, berat ideal. Akumemiliki wajah yang ganteng dan penis yang lumayan untuk membuat cewek tegang dan lemas. Aku mempunyai daya sex yang kuat sekali, sering aku melakukan onani dengan dengan nonton BF dan berkhayal tubuh sintal dan seksi, lalu memasukkan penisku ke vagina cewek. Aku sering nonton BF dan diiringi meremas-remas penis sampai aku tegang dan keluar sperma. Ini biasanya aku lakukan sampai tiga kali dalam satu kali nonton BF. Aku suka susu cewek yang besar dan kenyal. Aku paling suka kalau bermain sex dengan posisi aku di bawah dan cewek yang memainkan vaginanya di atas tubuhku sambil melihat pantat besar dan mulus yang naik turun dan bergoyang.

Cerita ini bermula dari kecelakaan kecil yang menimpaku. Seperti biasa, sore hari aku menyempati jalan-jalan dengan motor kesayanganku, dengan memakai jeans dan jaket kesayanganku, dengan kecepatan yang tidak begitu cepat. Aku lihat ke kanan dan ke kiri, tiba tiba ada motordari belakang dengan kecepatan tinggi menyerempetku. Sekilas aku kaget dan berusaha minggir, tapi sial aku malah jatuh karena tepi jalan itu ada batu batu kecil yang menyebabkan ban motorku tergelincir dan akhirnya aku tertimpa motor dan yang menyerempetku tadi langsung tancapgas (kabur)! Setelah itu aku berusaha bangun dengan pertolongan orang orang di sekitar situ. Aku terluka di bagian kaki (paha atas, lengan atas dan dada),

sebenarnya luka ini tidak begitu serius bagiku, tapi aku kagum sekali dengan pertolongan orang-orang di sekitar situ yang penuh simpatik.
Setelah beberapa detik kejadian itu, aku langsung dibawa ke dalam sebuah rumah dekat kejadian. Ya, seperti biasa menghindari campur tangan polisi. Setelah aku dimasukkan di dalam sebuah rumah dan motorku di depan rumah itu, aku disuruh duduk oleh seorang cewek yang ternyata pemilik rumah itu.

 “Adik duduk aja di sini, biar ibu ambilin obat ya…” kata cewek itu dan segera masuk ke dalam kamarnya yang letaknya di depanku. Perkiraanku cewek ini umurnya sekitar 36, meskipun umurnya ya… cukup tua sih. Tapi cewek ini bodinya oke sekali deh, tingginya sekitar 165 cm susu yang montok berukuran sekitar 36B dan masih terangkat dengan menggunakan kaos yang longgar dan pantat yang besar sekali karena pada waktu itu dia pakai rok pendek sampai lutut dan kelihatan betis yang mulus dengan ditumbuhi rambut halus. Aku sempat berkhayal untuk memegang pantatnya yang besar sekali, kuremas-remas sambil memasukkan jariku ke lubangkenikmatannya.
Setelah beberapa menit dia mencari obat merah di kamarnya, dia memanggil anaknya, “Sri.. Sri…ambilin minum tuh… buat Mas-nya!” ternyata dia punya anak perempuan yang namanya Sri, umurnya sekitar 17 tahun. Setelah berhasil menemukan obat merah, lalu menghampiriku,

“Wah… ini lukanya parah sekali Dik…” sambil membuka tutup obat merah.
“Ah.. nggak kok Bu… biasa aja kok,” kataku sambil memperhatikan susunya yang montok tergelantung itu.
“Nama Adik siapa?” tanya ibu itu sambil meneteskan obat merah di lengan atasku.
“Joko Bu, aduh pedih sekali… pelan-pelan Bu…!”

“Maaf ya… Dik Joko, oh ya nama ibu Neneng,” katanya sambil meneteskan ulang obat itu di lengan atasku.
Dan tidak disengaja susu Neneng itu menyenggol sikuku.”Oh… maaf Bu… tidak sengaja,” tanyaku sambil melihat susu Neneng yang membuat penisku agak tegang.
Dia hanya tersenyum dan tertawa kecil.
“Lho… Dik Joko yang kena yang mana lagi, kelihatannya celana kamu sobek tuh…” katanya sambil memegang celanaku yang sobek itu.

“Ya… Bu itu di bagian paha atas dan di dada ini,” sambil membuka sedikit kaos yang kupakai.
“Yang ini harus diobati loh, entar kalau tidak cepet diobati berbahaya, kaki kamu bisa di luruskan nggak?” kata Bu Neneng.
“Agak linu Bu… karena bagian paha sih…” kataku sambil mencari kesempatan melihat susu.
Pada waktu itu tepat dudukku tidak memungkinkan aku meluruskan kakiku.
“Ya… sudah ke kamar Ibu dulu situ berbaring biar kakimu bisa diluruskan,” kata Bu Neneng sambil membantuku berdiri dan berjalan.

“Ya… Bu… tapi…?” tanyaku ragu.
Nanti disangka macam-macam, tapi memang niatku untuk berusaha nge-sex sama Bu Neneng yang montok itu.
“Tapi apa, oh… kamu malu ya… nyantai aja kamu kan teluka dan perlu pengobatan, sudah masuk ayo Ibu bantu!” sambil melingkarkan tangan kanan di pundak Bu Neneng aku berjalan.

Dan tidak disengaja waktu berjalan, jari-jariku menyentuh permukaan susu montok Bu Neneng tapi aku tidak merubahnya, malah kugesek-gesekkan dengan pelan-pelan agar tidak ketahuan kalau disengaja, terasa puting susu Bu Neneng yang kenyal menyebabkan penisku tegang. Dan sampailah di tempat tidur Bu Neneng.
“Sudah Dik Joko, mana yang luka lagi?” sambil duduk di sampingku dan membelakangiku sementara aku terlentang, otomatis tanganku menempel di paha mulus Bu Neneng.
“Di dada sini Bu,” kataku sambil membuka ke atas kaosku agar kelihatan lukanya.
“Ya… sudah dilepas dulu kaosnya, entar kalau kena obat ini kan jadi merah,” katanya basa-basi.
Aku langsung buka kaosku, dan sekarang aku telanjang dada.

“Nah gini kan bisa leluasa mengobati kamu,” sambil mendekat ke dadaku, dan otomatis aku melihat dengan jelas susu Bu Neneng tergelantung dan ditutupi oleh BH yang tidak muat menampung besarnya susu Bu Neneng dan tanganku makin kurapatkan ke paha dan sekarang sudah di atas paha mulus Bu Neneng. Dan pada waktu Bu Neneng meneteskan obat, aku terasa pedih dan dengan refleks tanganku terangkat sehingga menyenggol susu Bu Neneng dan rok mini Bu Neneng terangkat ke atas, terlihat paha yang mulus itu.
“Maaf ya.. Bu, Joko tidak sengaja kok,” pintaku sambil menurunkan tanganku ke paha Bu Neneng yang mulus dan putih itu.

“Ya.. tidak apa-apa kok,” sambil meneruskan meneteskan lagi di bagian dadaku yang luka.
Sekarang dia agak ke atas dan membungkukkan dirinya, otomatis susu yang montok itu dekat sekali dengan wajahku itu. Aku tidak tahu ini disengaja atau tidak, tapi buatku disengaja atau tidak tetap saja membuat penisku makin tegang. Lama-lama kok posisi Bu Neneng makin membungkuk dan sampai suatu saat susunya tersentuh dengan mulutku. Wah, terasa kenyal dan empuk, aku tidak diam saja, aku berusaha pelan-pelan menggeser tanganku yang di paha mulus Bu Neneng itu, pelan dan pelan karena aku takut Bu Neneng marah karena ulahku ini.

Dengan nafsu yang kutahan, aku gerak-gerakkan tanganku. Waduh.. paha orang ini mulus sekali, batinku sambil merasakan penis yang menegang kepingin lepas dari sangkarnya (CD-ku), dan sampailah aku di pangkal paha Bu Neneng itu dan menyentuh CD Bu Neneng yang kelihatan memakai CD warna hijau kembang dan kepalaku bergerak ke kanan dan ke kiri untuk menggesek susu Bu Neneng (pelan-pelan), dan sesekali kujilat halus susu montok itu, waktu itu Bu Neneng diam saja dan terus mengobati dadaku yang luka tapi nafas Bu Neneng tidak bisa disembunyikan, sering dia menarik nafas panjang untuk menahan nafsunya.

“Sudah nihhh… Semua luka kamu di dada sudah diobati, sekarang mana lagi yang terluka?” sambil melihatku dan membiarkan tanganku di pahanya yang mulus itu.”Itu Bu.. di paha atas,” jawabku sambil menunjukkan tempat yang luka.”Wow… Ya ini harus dibuka Dik Joko, kalau tidak dibuka dimana ibu bisa mengobati apalagi kamu pakai jeans yang ketat.. ya sudah dicopot aja!” jawab Bu Neneng sambil melihat dengan dekat luka dari luar celanaku dan sesekali lihat penisku yang sudah tegang dari tadi.
“Bu… bisa bantuin copot celanaku, aku tidak bisa copot sendiri Bu, kan tanganku luka,” alasanku agar Bu Neneng bisa lihat penisku dari dekat.
Tiba-tiba Sri datang dengan membawa air putih.
“Bu ini airnya..”

“Ya.. sudah sekarang kamu keluar, e.. jangan lupa tutup pintunya, ibu mau obati Mas Joko dulu!”
Wah ini kesempatanku untuk melampiaskan sex-ku. Setelah itu Bu Neneng mulai membuka resleting celanaku dan membuka bagian atas dan aku mengangkat sedikit pinggulku supaya Bu Neneng mudah melepas celanaku. Saat membuka celanaku, posisi Bu Neneng membungkuk sehingga mulutnya dekat dengan penisku yang tegang, dan aku sengaja mengangkat pinggul yang lebih tinggi dan tersembullah penisku dan mulut Bu Neneng… “Sorry Bu.. tak sengaja,” mulai saat itu penisku mulai tegang sekali karena cara Bu Neneng membuka celanaku sangat merangsang penisku.

Sambil sedikit menungging dan menggerakkan sedikit pantat yang besar itu, Bu Neneng melepas celana jeans-ku (apa ini usaha Bu Neneng untuk merangsang nafsuku), dan akhirnya aku sekarang tinggal pakai CD. Dan mulailah Bu Neneng mengobati paha atasku dengan posisi nungging membelakangiku dan sedikit siku tangannya menyentuh penis yang sudah tegang. Sesekali BuNeneng melihat penisku dan menggesek-gesekkan sikunya di penisku itu. Dengan melihat gelagat Bu Neneng ini yang memberi peluang padaku, aku tidak diam aja. Dengan melihat pantat yang besar menghadap kepadaku, tanganku mulai sedikit meremas-remas dan mengelus betis lalu menuju ke atas paha yang mulus dan akhirnya aku sampai ke paling atas (pantat mulus Bu Neneng) dan aku nekat mengangkat rok mini Bu Neneng ke atas sehingga sekarang terlihat pantat Bu Neneng yang mulusitu dengan ditutupi CD yang menyelepit di belahan pantat.

Aku mulai mengelus-elus, dan sesekali menarik CD Bu Neneng dan ternyata sudah basah dari tadi.Lalu aku memainkan jariku di permukaan vagina yang tertutup CD itu, Bu Neneng mungkin sudah tahu gelagatku itu sehingga dia merenggangkan kedua pahanya, jadi sekarang terlihat jelas CD Bu Neneng yang basah. Sekarang aku memberanikan diri untuk melihat secara langsung vagina Bu Neneng yang kelihatan sudah tidak sabar untuk dimasuki rudalku yang sudah tegak berdiri. Akumulai menggeser CD Bu Neneng ke kiri dan kelihatan dengan jelas vagina Bu Neneng yang sudah memerah itu. Lalu aku perlahan-lahan menggesek-gesekkan jariku di permukaan vagina Bu Neneng dan dengan reaksi itu nafas Bu Neneng mulai tak beraturan, “Eeehhh… ahhh… ohhh hemmm..” dan sekarang aku memasukkan jari tengahku ke lubang kenikmatan Bu Neneng dengan pasti dan kukocok dan terus kukocok dengan pelan-pelan dan lama-lama semakin cepat dan… “Ah.. oh yes te… rus… please… ah… ohe.. lebih dalam.. Jook…

” Bu Neneng mulai membuang obat merah itu dan sekarang tidak mengobati lukaku lagi malah sekarang dia sudah mulai mengocok dan meremas dengan kuat penisku.
Aku kurang puas dengan posisi ini, aku mulai mengangkat salah satu kaki Bu Neneng ke sampingku dan sekarang posisi 69 yang kudapat, dan vagina Bu Neneng tepat di depan mulutku. Aku mulai menjilat klitorisnya, dan kusedot kecil dan kupermainkan pinggir vagina Bu Neneng dengan lidahku yang indah itu. “Oh.. ya… enak sekali hisapanmu Jok… Oh aughhh ahhh yes… terus!” dan aku mulai memasukkan lidahku ke dalam lubang yang basah itu dan terasa asin tapi gurih.
“Oh… ah… terus… kont*l kamu tegang sekali Joko…”
“Ya.. Bu jilat… jilat dong..!”
Tanpa banyak kata Bu Neneng terus melumat habis penisku.
“Oh… ya… ya… terus yang keras lagi…!”

Bu Neneng memang lihai dalam hal oral, tidak satu bagian pun dari penisku yang terlewatkan dari lidah birahi Bu Neneng. Telur penisku terlahap juga dengan mulut binalnya. Bu Neneng tidak puas sampai di situ, sekarang dia mengangkat pantatku lebih tunggi dan kelihatan jelas lubang anusku dan sekarang mempermainkan lidahnya di lubang anusku. Oh, terasa geli bercampur nikmat sampai ujung rambut, pada waktu itu juga Bu Neneng tidak kuat menahan nikmat yang dia rasakan, dan aku tahu kalau Bu Neneng mau orgasme yang pertama kalinya, aku mempercepat gerakan lidahku diklitorisnya, dan mempercepat kocokkan jariku di vaginanya dan akhirnya… “Jo… ah ye.. yea.. aku tidak tahan Jok.. a.. ku.. ke.. luaaar…” dan “Serr… serrr..” terasa semprotan kuat dari vagina Bu Neneng kena jariku.

Cairan putih kental yang keluar dari vagina Bu Neneng kusedot habis sampai bersih cairan kenikmatan Bu Neneng tersebut. Dia sekarang tergeletak lemas di sampingku.
“Bu Neneng masih kuat? Apa cukup saja Bu?” tanyaku disamping memelintir puting susunya yangkuharapkan sex Bu Neneng kembali lagi dan terangsang.
“Ah.. kamu jantan sekali Jok! Aku tidak nyangka kamu kuat sekali, kamu belum keluar?” tanya Bu Neneng sambil mengocok halus kemaluanku yang masih tegang itu.
“Belum Bu! mau lagi atau…”

Belum aku berhenti ngomong Bu Neneng mulai memasukkan penisku ke mulutnya dan dijilat, disedot dan dikocok, sedangkan aku di pinggir tempat tidur dan Bu Neneng di atas tempat tidur denganposisi nungging, dan aku tetap meremas-remas dan sesekali kupelintir-pelintir puting Bu Neneng itu.
“Aah… terus Bu…! lebih dalam Bu…! yes hemmm Aah… sessttt aahh…”
“Jok… masukin aja ya… aku pingin ngerasain penis kamu ini,”
Lalu aku memutarkan tubuh Bu Neneng dengan posisi nungging dan aku mulai mengarahkan penisku ke lubang Bu Neneng tapi aku tidak langsung memasukkan penisku, kugesek-gesek dulu ke permukaan vagina Bu Neneng.

“Ah.. ya… masukkan Jok.. cepet aku tidak tahan nih… oh… ce… pet!”
Aku langsung memasukkan ke lubang Bu Neneng.
“Blesss… sleppp…”
“Ah… ye…” erang Bu Neneng menerima serangan batang kemaluanku.Aku mulai memajukan dan memundurkan penisku dengan pelan tapi pasti dan sekarang aku tambah frekuensi kecepatan kocokanku.
“Ah… ya.. penis kamu.. hebat Jok.. keras, te.. rus.. oh.. ssst… ah…”
Aku semakin terangsang dengan erangan Bu Neneng yang menggeliat-liat seperti cacing kebakar. Aku angkat kaki kanannya untuk mempermudah jelajah penisku untuk sampai ke rahimnya dan makin mempercepat kocokanku.
“Oh ya.. aughhh.. ssttt teruss.. jangan ber.. henti.. ah… ke.. rass.. Joko.. hebat…”
Dan akhirnya,

“Jok… lebih cepet…! aku mau ke.. luar.. aku.. tidak… oh.. ye.. tahan… la.. gi.. ah… oh shhh…”
Dan akhirnya dia menyemprotkan cairan kenikmatannya, “Serr.. serr…” terasa ujung penisku disemprot dengan cairan hangat yang kental. Sekarang Bu Neneng tergulai lemas di hadapanku. Aku memperhatikan tubuh Bu Neneng yang montok dengan susu yang besar, dengan telanjang bulat tanpa sehelai benang pun.
Aku tetap mengocok sendiri penisku biar tetap tegang, dan aku mulai tidak kuat, mungkin ini waktunya aku untuk mengakhiri permainan sex-ku.
“Bu… permisi, aku mau mengakhiri tugasku ini…”

Dengan mengangkat tubuh Bu Neneng ke pinggir tempat tidur, dan membuka lebar-lebar paha Bu Neneng sehingga terpampang vagina Bu Neneng yang masih basah dengan cairan kenikmatannya, aku mulai memasukkan penis dan mengocoknya.
“Ah.. kau nakal ya.. Jok.. aughhh hemmm.. terus Jok…”
Aku dengan semangat “45″ kukocok habis vagina Bu Neneng dengan menggesek-gesek klitorisnya dengan jari jempolku untuk mempercepat dia untuk orgasme ketiga kalinya, dan…
“Bu… aku mau ke… luar.. ah.. ye… di.. mana.. ini… dalam atau di luar… oh ye!” sambil mempercepat kocokan jari dan penisku.

“Ya.. aku juga Joko… uh.. uh.. hemm… sstt.. kita.. barengan di dalam.. oh ye..”
Bu Neneng tidak kuat lagi ngomong kecuali merem-melek tahan nafsu, dan akhirnya aku keluar di dalam vagina Bu Neneng, “Crottt.. crottt…” sampai lima kali semprotan dan dibarengi dengan erangan dan getaran tubuh Bu Neneng, “Oh… yak.. yes… hemmm…” Lalu kucabut penisku dan kupukul-pukulkan di permukaan vagina Bu Neneng dengan reaksi Bu Neneng mengangkat tubuhnya akibat vaginanya kupukul dengan penisku.
“Bu Neneng hebat sekali deh, makasih ya Bu…”

“Kamu juga hebat banget Joko.. Ibu sampai kualahan menghadapi kont*l kamu yang tegap ini. Wah… kont*l kamu ini harus dibersihkan dulu ya…”
Dia langsung mengarahkan penisku ke mulutnya dan dilahap langsung dan dikocok-kocok habis.
“Wow… oh… ye.. teruus.. yesss… sseessttt ahh ya…”
Ini membuatku tegang lagi, dan Bu Neneng tak henti-hentinya mengocok dan mengulum penisku yang tegang sekali.
“Bu… stop.. augghhhh he… stooop aku.. tak.. tahan..”
Dan…
“Croot… croottt…”

Kukeluarkan spermaku untuk kedua kalinya di wajah Bu Neneng, dan aku tergeletak lemas di atas susu Bu Neneng.
“Nah.. sekarang kan Bu Neneng tidak kalah banget toh.. ya.. dua-tiga lah…!”
“Makasih ya.. Jok… kamu hebat dalam permainan sex, kapan-kapan kita lagi ya.. sudah kamu tidur dulu deh!”
Lalu aku tertidur sampai malam, dan sebelum aku pulang ke kost-ku, sempat Bu Neneng minta untuk oral sekali lagi.


Cerita Sex Digauli Mertua

 vidio sex
Cerita Sex Digauli Mertua
Kejadian ini sangat memalukan bila diceritakan lebih panjang lagi karna ternyata mertuaku menaruh rasa simpati terhadap ku.semenjak pertama kali aku resmi menjadi mantunya.mertua ku yang telah lama hidup sendiri ditinggal istri membuat dia prustasi melihat semua perempuan di sekitar tetangga kami namun bukan berarti dia gak mampu membeli gadis penjaja cinta di jalan jalan.

tapi justru dia takut akan penyakit kalamin
nafsu buasnya tersalurkan dengan aku yang mantunya sendiri.menurut pengakuannya ternyata aku sangat mirif dengan istrinya dan terbukti aku melihat poto keluarga benar adanya muka kami sangat mirif hanya yng membedakan aku lebih tinggi dari mertua perempun ku.
waktu itu suami pamit ke malaysia menyelesaikan tugas kantornya dan aku sempat dititipkan ke mertua agar menjaga dan memantauku selama aku ditinggal suami.

kesempatan itu peluang besar bagi mertua walau aku seempat menolak dengan alasan dan meyakin kan kepercayaan suami.. bahwa aku akan baik baik saja.namun semua terjadi begitu cepat seribu akal mertua agar aku tunduk pada kekuasaannya.
malam itu hujan sangat lebat petir bergema dimana mana membuat aku merinding dan ketakutan hingga aku menyuruh mertua ku menemaniku di rumah ku...
dan rasa kesepian dan kejenuhan itu entah siapa yang memulai karna memang aku selalu dirayu dan digoda mertua hingga aku terbuai dan sangat menikmatiya...

singkat cerita aku pasrah dan hanyut dalam pelukan sang mertua yang gagah perkasa...aku dicium dan diremas kayaknya seperti mau diperkosa aku tak sadarkan diri pikiran melayang ke lagit tujuh lapis disaat semua itu terjadi tanfa sehelai benang yng menempel di badan kami aku pasrah tergeletak di karpet ruang tamu dibawah kekuasaan mertua bibir dilumat dengan buas hingga lama kelamaan aku mmembalas dan merintih
mertua ku merasa ada peluang dan kesempatan tidak menyie nyiekan kan waktu secara cepat dan singkat batang kemaluannya menghujam liang kemaluan ku yang memang sudah basah karna lendir rangsangannya ...

seiring batang kemaluan mertua ku menghujam kemaluanku.nafsuku tak terkendalikan lagi.uuu..hhhgg ..sss mertuaku mendengus panjang saat memacu sodokannya di kemaluanku hentakan hentakan yang keras hingga terasa menggesek kemaluaan ku yang paling dalam menyentuh dinding dinding rahim ku...terus..terus pak entot terus... puasin ana pak...aahhhgg...sssttt enak pak... hmmpp...kembali tubuhku bergetar mencapai orgasme ku yang begitu dahsatnya.kepalaku mendongak ke atas.sementara mertuaku tetap mempercepat goyangannya di kemaluannku semakin lama semakin gencar tanfa mengenal lelah...

dalam hati aku memuji betapa perkasanya mertuaku ini jauh dari suami yang cuma lima menit sudah keok malah cuma mengotorin kemaluanku aja.setelah itu ketiduran tanfa perduli dengan perasaan ku. lain dengan mertua ku ini dia benar benar buas sudah dua kali aku klimaks sementara dia belum apa apa sampai kemaluan ku ngilu di buatnya.
aku yang sedikit bebas dalam kekuasaannya ikut memutar mutar pantat ku sebisa mungkin.bibirku dilumatnya saling mendorong lidah kami berpangutan untuk mencapai kenikmatan lebih banyak.

Mertuaku mencabut kemaluannya dalam jepitan kemaluanku dan mengangkat tubuhku ke dalam kamar tidur ku dari lantai ruang tamu dan dibaringkan nya posisi agak kesudut kasur.Dibentangkannya kedua paha ku lebar lebar aku sudah pasrah dibuatnya mertuaku menindihku.lubang kemaluan ku yang sudah basah oleh lendir2 kenikmatan secara berulang ulang dilapnya dengan sprei kasur.kemudian kembali ia menusukkan senjatanya ke dalam kemaluanku secara pelan..pelan berlahan namun pasti dikocoknya hingga terbenam dalam kehangatan liang kemaluanku.tubuh kami yang sudah basah oleh keringat kembali menyatu dalam pergumulan yang lebih seru...
bapak hebat..!!! bisik ku...

ya nak akan kupuasin dirimu yang selalu di tinggal suami mu dinas luar...hmmm..ya pak.. puasin pak puasin mantu mu pak... bibir kami kembali berpangutan satu sama lain sampai aku kadang susah napas tapi nikmatnya gak ketulungan merasakan kemaluan mertua yang masih kokoh walaupun sudah satu jam mertua ku menghujamkan senjatanya secara mengesek menggosok dinding kemaluanku.kulihat tonjolan urat urat dikening mertua ku semakin jelas karna nafsunya.nafasnya semakin mendengus seperti anjing kehausan.aku yang sudah lemas tak mampu lagi mengimbangi kerakan mertua ku.

"UUUh..uuh..uh.. napasnya semakin bergemuruh terdengar di telinga ku.bibirnya semakin ketat melumat birbirku.lalu kedua tangannya menopang pantatku dan menggenjot kemaluanku dengan tusukan tusukan yang lebis kasar.aku tau sebentar lagi mertuaku akan sampai.kucoba menggerakkan pantat ku secara berputardengan sisa sisa tenaga yang ada.benar aja setelah dia menggigit bibirku dan menghujamkan batang kemaluannya lebih dalam kedalam liang kemaluanku dan ccrrr..ccrooot ..crrot..cccrroooot... ada lima kali terasa ia menyemprotkan spermanya kedalam rahim ku.ia masih bergerak beberapa saat seperti berkelenjotan.lalu ambruk di atas perut ku.aku yang kehabisan tenaga tak mampu bergerak lagi.

kami tetap berpelukan menuntaskan sisa sisa kenikmatan yang baru kami raih bersama.
Batang kemaluan pak mertua ku masih kencang tertancap di liang kemaluanku.keringat kami melebur jadi satu.
Akhirnya kami tertidur pules sampai beberapa jam.aku sadar setelah merasakan berat badan dan dengusan panasnya nafas di muka ku...

hmmm... kulihat begitu rapatnya pandangan mertua di muka ku tatapannya sayu cerah penuh kemenangan... dan bibirnya tersungging senyuman.aku menggerakkan badan ku secara berlahan ..rupanya mertua menangkap perasaan ku hingga dia sedikit menggangkat tubuhnya secara bertumpu di kedua tangan nya...kucium bibirnya dengan mesra tanfa sepatah suara.. batang kemaluannya masih terasa di dalam liang kemaluan ku masih keras dan berdenyut denyut memenuhi liang kemaluan ku.
mandi dulu pak...!!! bisik ku lengket....kan?

mertuaku berlahan mmencabut batang kemaluannya terasa nikmat ngilu..kupeluk tbuhnya erat erat.. kenapa.. katanya mau mandi? kok ditahan?... aku pandang mata mertuaku dengan sayu tanfa jawaban.dan kembali kami berpacu sekali lagi sebelum mandi atas perpintaan ku mertua hanya sebetas memenuhi keinginan hasrat ku..terbukti setelah aku sampai puncak klimaks dia mencabut batang kemaluannya dan mengajak aku mandi di kamar mandi di dalam kamar ku.. tubuhku di sabuni nya dari atas sampai bawah kaki penuh dengan kasih sayang layaknya seperti orang tua dengan anaknya sendiri.
lalu kami makan bersama diruang makan sambil menonton TV dan saling berpelukan
sementara suami masih di luar negeri atas perintah bosnya selama dua minggu selama itu pula aku dipuaskan oleh mertua yang memang dari dulu menaruh perhatian dengan ku sejak aku pengantin baru

pernah kami tak tegur sapa atas kekurang ajarannya merayuku kala rumah ku sepi... aku selalu menolak dengan marah marah.. hingga mertua lebih nekat lagi menyusup kerumah ku tengah malam dengan berbekalkan kunci duplikat nya.itulah kejadinya yang tak pernah aku duga dan tak pernah aku harapkan terjadi.sampai sekarang aku tak mau menemui mertua ku dengan sabar kurayu suami ku agar kami pindah tempat jauh dari kota dan penglihatan mertua. sekarang kami tinggal di malaysia setahun sekali pulang ke indonesia itu pun karna mertuaku yang pernah menanamkan benihnya di rahim ku dalam keadaan sakit keras dan meninggalkan dunia serta kami karna penyakit yang dideritanya.